Posted by: Indonesian Children | April 24, 2009

1001 TIPS UNTUK ANAK SULIT MAKAN SERINGKALI TIDAK BERHASIL, BILA PENYEBAB SULIT MAKAN TIDAK DIKENALI DAN DITANGANI DENGAN BAIK

1001 TIPS UNTUK ANAK SULIT MAKAN SERINGKALI TIDAK BERHASIL,  BILA PENYEBAB SULIT MAKAN TIDAK DIKENALI DAN DITANGANI DENGAN BAIK

TIPS DAN CARA PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK DENGAN KESULITAN MAKAN

Cara pemberian makan yang baik dan benar sangat berpengaruh terhadap selera makan pada anak. Berikut ini terdapat beberapa cara dan petunjuk untuk mengatasi kesulitan makan pada anak.

·         Beri jumlah makanan secara bertahap sedikit demi sedikit tapi sering, jangan terlalu bernafsu untuk memberi sekaligus banyak pada anak dengan masalah pencernaan.

·         Bila menyuruh makan pada anak harus dengan suara lemah lembut dan dengan pendekatan yang baik tanpa memaksa. Jangan dengan perasaan emosi, marah atau dengan nada tinggi dan bersifat menekan.

·         Bila sudah tiba saat jam makan tapi anak sedang asyik bermain, jangan langsung dihentikan mendadak permainan si anak. Cobalah anak untuk diingatkan sebelumnya, misalnya berkata dengan lembut : sepuluh menit lagi permainannya harus berhenti ya… karena adik harus makan  siang !..

·         Buatlah suasana makan itu menyenangkan dengan pembicaraan yang menarik bagi anak. Kurangi pembicaraan mengenai makan itu sendiri. Suasana yang “mencintai dan mendukung” amat diperlukan. Terimalah bila anak tidak menghendaki suatu jenis makanan tertentu, tetapi jelaskan nutrisi yang terkandung dalam makanana tersebut tanpa terkesan ‘memaksa’.

·         Sajikan makanan-makanan sederhana, makanan yang mudah dikenali. Anak usia kanak-kanak awal ini biasanya ingin mengetahui apa yang dimakannya dan menolak makanan yang dicampur, sehingga mereka tidak mengenal bentuknya, misalnya gado-gado.

·         Jika mungkin sajikan makanan yang dapat dipegang, misalnya kentang goreng, tempe, sate bdan sebagainya.

·         Setiap kali hanya mengenalkan satu jenis makanan baru.

·         Sajikan dalam porsi kecil, terutama makanan yang baru dikenal atau yang tidak disenanginya.

·         Perhatikan penampilan dari bentuk, tekstur, warna dan rasa dari makanan. Kreatiflah dalam menyajikan makanan, misalnya membuat dadar telur yang berwajah, dsb.

·         Ikut sertakan anak untuk menentukan menu makanan yang hendak dimakan. Jika anak merasa menjadi bagian dari aktivitas, maka biasanya mereka menjadi lebih tertarik. Gunakan lembar berisi informasi tentang makanan beserta gambar, misalnya daging, telur, ayam, ikan sayur-sayuran. Bantu anak merencanakan makanannya dengan gambar piring yang akan diisi dengan makanan apa yang hendak dimakan hari ini

·         Berilah contoh makan yang baik bagi anak. Orangtua yang tidak bersemangat untuk makan atau rewel makan akan menjadi contoh yang buruk bagi anak, sebab anak biasa meniru tokoh yang berarti baginya.

·         Dengan mengetahui bahwa nafsu makan anak digerakkan oleh jumlah makanan yang dibutuhkan tubuh, orangtua seharusnya menjaga nafsu makan anak dan memastikan bahwa anak mendapatkan kebutuhan tubuhnya. Beberapa ahli  psikologi perkembangan anak tidak menyarankan anak dipaksa untuk makan apapun penyebabnya, karena semakin dipaksa anak akan semakin memberontak.

·         Menghidangkan menu yang bervariasi. Sama seperti orang dewasa, jika hampir setiap hari diberikan menu yang sama, maka anak akan bosan (meskipun menu yang diberikan merupakan menu favorit anak tersebut). Oleh karena itu, orangtua harus jeli dan pintar untuk memberikan menu yang bervariasi kepada anak. Misalnya: jika anak sudah sering diberi ikan cobalah mengganti ikan dengan ayam atau daging atau dapat pula diganti cara memasaknya.

·         Mempercantik tampilan makanan misalnya menghidangkan nasi goreng dengan diberi gambar wajah, mata yang terbuat dari tomat, bibir dari sosis, dan hidung dari ketimun. Penampilan nasi goreng yang seperti ini akan lebih menarik perhatian bagi anak daripada nasi goreng yang terhidang begitu saja di piring tanpa hiasan.

·         Saat anak sedang merasa sedih, cobalah untuk terlebih dahulu membuat perasaan anak lebih baik dengan menunjukkan kasih sayang dan mencoba mengerti penyebab mengapa anak merasa sedih. Contoh: anak sedih karena kematian anjing yang disayanginya, maka bisa dihibur dengan mengatakan bahwa “anjingnya sekarang sudah sembuh, tidak akan pernah sakit lagi di tempat yang baru”.

·         Biarkan anak makan sendiri. Jangan takut dengan kekotoran yang disebabkan anak makan sendiri, karena yang penting di sini adalah anak merasa mampu, dipercaya oleh orangtua, semakin mandiri dan kemampuan motoriknya juga akan terlatih dan berkembang baik.

·         Jangan memburu-buru anak agar makan dengan cepat. Anak yang makannya berlama-lama, tidak perlu diburu-buru. Jika semua sudah selesai makan, meja sudah dibersihkan dan anak masih bermain dengan makanannya, maka sebaiknya makanannya disingkirkan. Anak mungkin akan merasa marah, jika hal ini terjadi orangtua tidak perlu berdebat  ataupun memarahi anak, berikan perpanjangan waktu yang cukup, jika perpanjangan waktu sudah selesai maka makanan benar-benar ditarik dan tidak diberikan perpanjangan waktu lagi. Dengan demikian anak akan mengerti ada waktu untuk makan.

·         Tidak perlu setiap kali mengikuti keinginan anak dengan mengganti menu sesuai keinginannya, karena mungkin saja ketidaksukaannya disebabkan keinginan menentang dominasi orangtua. Sebaiknya tanamkan kesadaran pada anak bahwa makan adalah tugasnya, dengan tidak memuji jika makanan dihabiskan, dan juga tidak memarahi, mengancam, membujuk, menghukum, atau memberi label anak sebagai anak nakal jika makanannya tidak dihabiskan/tidak mau makan.

·         Jika anak tidak mau makan dan si anak berada dalam keadaan sehat, tidak apa-apa, singkirkan saja makanan dari meja makan, dan anak tidak perlu diberikan kudapan apapun di antara waktu makan utamanya.  Dengan demikian, ketika tiba waktu makan selanjutnya anak akan merasa lapar (bukan kelaparan) dan ia pasti akan makan apapun yang dihidangkan.

·         Tidak perlu memberikan porsi yang banyak kepada anak, sehingga sulit dihabiskan. Lebih baik memberikan porsi yang sedang, jika anak merasa kurang, ia boleh minta tambah.

·         Berikan makanan secara bertahap sesuai jenis dan kandungan gizi satu persatu,  mulai dari yang mengandung banyak zat besi dan protein (misalnya daging), sampai terakhir jenis yang kurang penting (misalnya puding sebagai penutup mulut). Jika anak merasa sudah kenyang sebelum sampai pada makanan tahap berikutnya, orangtua tidak perlu lagi memaksa anak untuk makan.

·         Kadangkala ajak anak anda untuk terlibat dalam perencanaan menu makanan  sehari-hari, disertai pemahaman bahwa menu makanan bergizi sangat penting untuk kesehatan anak.

·         Reaksi orangtua akan menentukan arah dan proses pembelajaran anak terhadap berbagai hal sampai mereka menemukan kesadaran dan tanggungjawab secara internal. Jika reaksi orangtua menguatkan perilaku sulit makan, maka yang terjadi kemudian adalah anak menjadi sulit makan. sebaliknya jika reaksi orangtua menguatkan perilaku mudah makan, maka anak mudah makan. Satu hal yang sebaiknya diingat orangtua adalah tidak mudah untuk selalu merespon perilaku anak secara tepat.

·         Kebiasaan makan orangtua akan menjadi contoh bagi anak, karena itu biasakanlah menyantap makanan beragam. Pastikan hanya makanan sehat dan bergizi yang tersedia di rumah.

 

 

Supported by

PICKY EATERS CLINIC KLINIK KHUSUS KESULITAN MAKAN PADA ANAK   JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210  PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646  Email : judarwanto@gmail.com  http://mypickyeaters.wordpress.com/ 

 

 

 

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO 

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009, Picky Eaters Clinic Information Education Network. All rights reserved.

 

 

 

About these ads

Responses

  1. Salam Dok,

    Anak saya berumur 10 bulan, dan setelah kami pindah ke singapore dia mengalami kesulitan makan seperti bubur. saya sudah coba dengan segala cara memasak tetap saja dia tidak mau makan sampai dengan beras yang saya rasa sama dengan beras di indonesia dia tetep tidak mau makan.
    beratnya sekarang 10.5 kg dan buang air besar suka tidak rutin misal 2-3 hari tidak ke belakang.
    Setiap hari rata-rata dia minum 5x 180 ml susu apakah itu cukup dok …tetapi buah dia suka, jadi biasanya saya beri pisang atau peer.

  2. […] Tips Pemberian Makan yang Baik pada Anak dengan Kesulitan Makan […]

  3. putra sy menderita jantung bocor sejak usia 2 bln.skrg usianya 3.6 th bb 12 kg.dia sangat aktif dan badannya kurus.sejak kecil dia tidak nafsu makan, sudah berbagai cara sy coba ( vitamin,madu, variasi menu ) tpi tdk berhasil.dlu pernah ke dsa ngasih saran biar nafsu makannya baik faktor yg menjadi kendala ( jantung bocor) harus disembuhkan dlu.akhir2 ini bau mulutnya jg tdk sedap/ meskipun sdh gosok gigi, apa mungkin pencernaannya mmg terganggu? mohon penjelasan bagaimana caranya agr nafsu makannya bagus.terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories