Posted by: Indonesian Children | February 23, 2010

POLA GENETIK BERPENGARUGH TERHADAP ANAK SULIT MAKAN

POLA GENETIK BERPENGARUGH TERHADAP ANAK SULIT MAKAN

Dr Myles Faith dari Fakultas Kedokteran University of Pennsylvania mengevaluasi pola makan 792 anak kembar berusia tujuh tahun. Hasilnya menunjukan, genetika mendikte pola makan, untuk memiliki sedikit pilihan yang disukai kuncup rasa lidah, dan menyukai sesuatu yang jelek menurut orang tua seperti selai kacang dan jelly.

Sebelum dilakukan survei intensif pada anak-anak, peneliti melakukan hal yang sama orang kembang berusia dewasa dan terhadap hewan percobaan. Hasilnya menunjukkan hal serupa.

Seperti dikutip dari American Journal of Clinical Nutrition, ini adalah salah satu penelitian terbesar untuk mendokumentasikan pengaruh genetika terhadap pola makan dan minum anak-anak selama 24 jam.

Anak-anak yang menjadi partisipan penelitian berasal dari kembar identik dan nonidentik. Selama survei berlangsung orangtua menuliskan daftar makanan dan minuman termasuk porsinya yang dikonsumsi setiap hari.

Penelitian kemudian mengelompokkannya dalam sembilan katagori, roti dan mentega; selai kacang dan jelly, sarapan sereal dan susu; buah; daging merah; sayuran; permen; ikan dan lemon serta makanan kecil kaya garam.

Susunan genetika ternyata memperlihatkan pilihan makanan dan minuman anak laki-laki lebih banyak dari perempuan. Si Buyung menyantap banyak selai kacang dan jelly, sandwich daripada Si Upik yang sama sekali tidak menunjukkan pilihan makanan kesukaan.

Anak yang lahir dari kembar identik mempunyai gen yang sama memiliki piihan selera yang serupa. Sementara kembang nonidentik, pilihan selera bisa sedikit berbeda. Ketersediaan beragam pilihan makanan di rumah berpengaruh terhadap pilihan dan selera makan dan minum anak-anak.

Memahami gelengan kepala dan katupan mulut anak terhadap jenis makanan tertentu, setidaknya dapat membantu menenangkan rasa frustasi jutaan orangtua yang berjuang setiap hari.

Penelitian lanjutan tengah dilakukan untuk melihat apakah faktor genetik mendikte pola makan anak-anak yang cenderung obesitas, serta pengaruh genetika terhadap kebiasaan makan kalori dan perubahan nutrisi terhadap kegemukan anak. Karena hingga kini menunjukkan indeks berat badan anak-anak tidak mempunyai hubungan spesifik dengan konsumsi makanan.

PICKY EATERS CLINIC
https://mypickyeaters.wordpress.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories