Posted by: Indonesian Children | April 29, 2010

Gangguan Makan Dapat Mengancam Jiwa ?

Gangguan Makan Dapat Mengancam Jiwa ?

Editor kesehatan Glamour mengatakan pertanyaan yang paling sering dia dengar setelah kematian aktris Brittany Murphy adalah bisakah gangguan makan menyebabkan kematian?  Mungkin kita tidak akan pernah tahu pasti hal itu, namun yang kita tahu, anoreksia, bulimia, dan gangguan makan bisa menjadi serius dan memiliki efek yang besar pada tubuh. Beberapa hal yang bisa terjadi akibat gangguan makan adalah infertility, masalah jantung, gigi rusak, kembung, serta overdosis obat. Riset membuktikan bahwa perempuan pengidap anoreksia yang memiliki riwayat gangguan cemas di masa kecilnya, kemungkinan akan mengalami gejala-gejala gangguan makan.

Infertility
Tidak memiliki lemak yang cukup pada tubuh dapat menghentikan ovulasi. “Kabar baiknya, bagi banyak perempuan, kesuburan dapat kembali setelah mereka kembali sehat, dan mereka tidak menderita masalah jangka panjang,” kata Walter H. Kaye, direktur University of California, San Diego, program gangguan makan.

Masalah jantung
Anoreksia dapat diartikan bahwa jantung kelaparan sehingga mebuatnya jadi lemah. Dehidrasi akibat muntah dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Kerusakan Gigi
Wanita yang sering membuat diri mereka muntah akan menderita kerugian. Asam lambung akan mengikis enamelnya sehingga gigi menjadi keropos dan berongga. “Bisakah Anda membayangkan memiliki gigi palsu di usia tiga puluhan?” Saya sudah melihatnya,” kata Jennifer Nardozzy, Psy. D., manager pelatihan nasional klinik gangguan makan Renfrew Center.

Kembung
Gangguan makan mengakibatkan sejumlah masalah pencernaan, dari mulas hingga sembelit. Banyak pula yang mengakibatkan pembengkakan pada perut, bahkan ironisnya dapat membuat seseorang dengan citra tubuh yang buruk merasa semakin buruk. “Hal itu dapat membuat wajah bengkak dan memberi seseorang ‘chipmunk cheek’,” kata Nardozzi.

Overdosis Obat
Dosis obat didasarkan pada orang-orang yang memiliki berat badan normal sehingga wanita yang berat badannya tidak normal, sangat ringan, dapat overdosis secara tidak disengaja. Murphy dilaporkan memiliki beberapa resep obat berbeda di rumahnya.

“Masyarakat sangat mengagumi bintang yang kurus, tapi jangan sampai karena ingin kurus, malah menjadi sakit,” kata Lynn Grefe, CEO Nayional Eating Disordes Association. Grefe mengatakan hal yang harus selalu diingat adalah gangguan makan adalah sesuatu yang serius. Gangguan cemas seperti fobia sosial dan perilaku Obsessive Compulsive Disorder (OCD), lebih sering terjadi pada penderita anoreksia. Biasanya, gangguan cemas itu muncul lebih dulu dari gangguan makan.

Penelitian Dr Cynthia M Bulik dan para koleganya dari University of North Carolina di Chapel Hill bertujuan mencari tahu apakah sejarah gangguan cemas berlebih atauoveranxious disorder di masa kecil berhubungan dengan sejumlah kasus anoreksia pada perempuan. Hasilnya, sebanyak 39% dari 637 perempuan dengan anoreksia yang diteliti, memiliki gejala gangguan cemas berlebih di masa kecilnya.

Selain itu, hampir pada semua kasus, gejala cemas tersebut timbul sebelum anoreksia menyerang. Hasil studi terbaru ini dilansir dalam The International Journal of Eating Disorders. Secara umum, peneliti juga menemukan bahwa perempuan dengan riwayat gangguan cemas di masa kecil menampakkan beberapa kepribadian atau perilaku yang cenderung ‘ekstrem’. Misalnya, sifat perfeksionis dan gangguan obsesif yang terkait dengan makanan.

Mereka juga cenderung sengaja ‘membersihkan diri’ dengan cara muntah atau mengkonsumsi obat pencahar untuk membatasi asupan makanan. Bulik dan timnya menuturkan, gangguan cemas di masa kecil tampaknya menjadi semacam pemicu menuju anoreksia. Hal ini kemudian menegaskan pentingnya kesadaran serta penanganan sedini mungkin terhadap kondisi tersebut.

Anoreksia adalah suatu gangguan makan, di mana si penderita rela menahan lapar demi mendapatkan tubuh yang kurus. Kasus anoreksia terbanyak dialami perempuan muda yang mengalami kekhawatiran berlebih akan menjadi gemuk sehingga diet terlalu ketat. Tak jarang beberapa di antara mereka masuk rumah sakit atau bahkan meninggal dunia

Supported by

PICKY EATERS CLINIC

KLINIK KHUSUS KESULITAN MAKAN PADA ANAK

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com

https://mypickyeaters.wordpress.com/

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO, pediatrician

email : judarwanto@gmail.com,

Copyright © 2009, Picky Eaters Clinic Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories