Posted by: Indonesian Children | May 3, 2010

Anak Dengan IQ Tinggi Cenderung Vegetarian

Anak Dengan IQ Tinggi Cenderung Vegetarian

Anak-anak dengan IQ (Intelligence Quotient) tinggi, cenderung akan tumbuh menjadi seorang vegetarian atau hanya makan sayuran. Ini merupakan hasil dari sebuah riset yang dilakukan di Inggris dan dimuat dalam British Medical Journal . 

Anak-anak ber-IQ tinggi saat memasuki masa remaja memiliki risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah. Hal ini bisa menjelaskan kaitan antara kepintaran dan kesehatan. “Orang dengan otak cerdas cenderung memiliki pola makan lebih sehat,” kata peneliti senior di Universitas Southampton, Inggris, Catharine Gale yang memimpin riset.

Seperti kita ketahui, seorang vegetarian kadar kolesterolnya rendah serta jarang menderita obesitas dan penyakit jantung. Sehingga bisa dimengerti mengapa anak ber-IQ tinggi memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah saat mereka dewasa. Studi lain juga menyebutkan bahwa anak berotak cerdas biasanya memiliki gaya hidup sehat; tidak merokok, tidak kegemukan, tekanan darahnya normal dan rajin berolahraga.

Dalam riset yang dilakukannya, Gale dan tim peneliti mengumpulkan data dari 8200 pria dan wanita berusia 30 tahun, yang IQ-nya pernah dites saat mereka berusia 10 tahun. Hasilnya menarik, anak dengan IQ tinggi banyak yang menjadi vegetarian saat mereka berusia 30 tahun. Sekitar 4.5 persen responden adalah vegetarian, 2,5 persen seorang vegan (menolak makan daging atau memakai produk yang menggunakan tes terhadap binatang), dan 33,6 persen menyatakan mereka vegetarian tetapi juga makan ikan dan daging ayam.

Kebanyakan yang menjadi vegetarian adalah wanita atau mereka yang berasal dari kelas sosial atas atau berpendidikan tinggi. Meski begitu, menurut Gale, IQ tetap menjadi faktor penting dalam menentukan gaya hidup sehat seseorang.

Tetapi penelitian ini dianggap  belum bisa menjawab semua pertanyaan. Karena tidak disebutkan apakah anak-anak itu tumbuh dalam lingkungan vegetarian atau tidak. “Kita tidak tahu bagaimana kebiasaan atau gaya hidup orangtua mereka, atau apakah ada penyebab atau kejadian khusus yang membuat anak-anak itu tumbuh menjadi seorang  vegetarian,” kata profesor dari Universitas Texas, Lona Sandon.

Sedangkan penjelasan mengapa vegetarian lebih banyak wanita, Sandon mengatakan bahwa wanita memang lebih peduli pada kesehatan dibanding dengan pria. “Jadi jika mereka (kaum perempuan) percaya bahwa vegetarian memiliki manfaat kesehatan, mereka akan memilihnya,” tambahnya.

Sumber: Health Day

Supported by

PICKY EATERS CLINIC

KLINIK KHUSUS KESULITAN MAKAN PADA ANAK

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com

https://mypickyeaters.wordpress.com/

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO, pediatrician

email : judarwanto@gmail.com,

Copyright © 2010, Picky Eaters Clinic Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories